Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Orang Jepang Jarang Ada yang Gemuk? Ini 5 Alasannya

Cita Najma Zenitha , Jurnalis-Jum'at, 08 September 2023 |15:52 WIB
Kenapa Orang Jepang Jarang Ada yang Gemuk? Ini 5 Alasannya
Ilustrasi perempuan Jepang. (pxfuel.com)
A
A
A

ORANG Jepang jarang ada yang gemuk dan cenderung memiliki tubuh ramping. Bahkan Jepang dikenal sebagai negara dengan tingkat obesitas rendah di dunia dengan jumlah 3,3% dari penduduknya.

Jepang juga menempati peringkat ke-7 dari 10 negara sehat di dunia. Sehingga sangat jarang menemukan orang kelebihan berat badan di sana.

Tentu ada alasan mengapa masyarakat Jepang jarang memiliki tubuh gemuk Berikut alasan kenapa orang Jepang jarang ada yang gemuk melansir dari Ikidane Nippon :

 BACA JUGA:

Makanan Tradisional Jepang

Salah satu faktor yang berkontribusi pada berat badan masyarakat Jepang adalah konsumsi makanan tradisional Jepang. Makanan tradisional Jepang disebut ‘Washoku’ yang memiliki nutrisi seimbang dan menyehatkan.

 Ilustrasi

Makanan Jepang

Washoku terdiri dari tiga hidangan pendamping yang terdiri dari sup, ikan, dan dua hidangan sayur. Sebagian besar dimasak dengan cara ditumis, rebus, dan kukus.

Cara Makanan Disajikan

Orang Jepang jarang memiliki tubuh gemuk karena mampu mengontrol porsi makan. Cara menyajikan makanan memainkan peran penting terhadap cara orang Jepang mengatur porsi makan mereka.

 BACA JUGA:

Orang Jepang menyajikan semua menu makanan diatas satu meja. Dengan begitu mereka dapat mengetahui posri makanan yang sesuai dengan kebutuhan. Berbeda dengan makan barat yang disajikan melalui tiga tahap yakni makan pembuka, hidangan utama, dan penutup.

 Ilustrasi

Pengetahuan Gizi Sedini Mungkin

Orang Jepang sudah belajar nutrisi dalam makanan sedini mungkin. Melalui makan siang yang disajikan sekolah mereka makan dengan nutrisi seimbang. Setiap sekolah dasar dan menengah memantau menu makanan siang dan cara memasaknya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement