"Bahan ini lebih efisien dan stabil untuk regenerasi tulang dibandingkan dengan pengganti tulang berbasis spons kolagen yang marak digunakan," kata Profesor Ismail.
“Ini menggunakan carrier hidroksoapatit yang mengeluarkan protein morfogenetik, mengurangi risiko formasi tulang berlebihan secara signifikan, membuat penggunaannya jauh lebih stabil,” tambah Profesor Jong-Keon dalam seminar CGBio, Meet The Master.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.