Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peneliti Temukan Kuburan Anak Kecil Diduga Vampir, Dikubur Tengkurap Digembok ke Tanah

Jonathan , Jurnalis-Selasa, 22 Agustus 2023 |04:05 WIB
Peneliti Temukan Kuburan Anak Kecil Diduga Vampir, Dikubur Tengkurap Digembok ke Tanah
Anak yang Diduga Vampir. (Foto: Dariusz Polinski)
A
A
A

VAMPIR memang dipercaya sebagai mahluk purba yang memiliki kelainan yakni mengonsumsi darah. Vampir pun dipercaya memiliki kemampuan fisik lebih tingga dari manusia, bahkan bangkit dari kematian.

Tidak heran, jika kemudian banyak perburuan vampir atau bahkan orang-orang yang dianggap berhubungan dengan vampir. Biasanya mereka akan diperlukan dengan cara berbeda, hal ini pun diketahui dari peningalan sejarah.

Salah satunya adalah jazad anak vampir abad ke-17 yang dikubur dengan posisi telungkup dan digembok ke tanah. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meredakan ketakutan penduduk desa bahwa anak tersebut tidak akan kembali dari kematian.

Gembok

Sisa-sisa kerangka anak tersebut, menurut para antropolog berusia 5 hingga 7 tahun dan ditemukan di sebuah pemakaman massal tanpa tanda di desa Pień, Polandia, dekat Ostromecko.

Necropolis, yang secara harfiah diterjemahkan dari bahasa Yunani dari kota orang mati, juga merupakan tempat para arkeolog menemukan seorang wanita "vampir" tahun lalu, yang dikuburkan dengan gembok yang terpasang di jempol kakinya dan sabit yang tergeletak di lehernya. Sama dengan anak tersebut, hal ini dimaksudkan untuk memenggal kepalanya jika ia mencoba bangkit dari kematian.

Profesor arkeologi Dariusz Poliński dari Nicolaus Copernicus University, yang memimpin kedua penggalian tersebut, mengatakan kepada Insider bahwa kedua kuburan tersebut ditemukan hanya berjarak dua meter dari satu sama lai. Menurut timnya, ini merupakan pemakaman sementara bagi mereka yang tersingkir, atau mereka yang tidak diterima di pemakaman umum karena berbagai alasan.

Poliński mengatakan bahwa ia dan para penelitinya telah menemukan sekira 100 kuburan di pemakaman tersebut, banyak di antaranya menunjukkan teknik penguburan yang tidak teratur termasuk taktik "anti-vampir" yang digunakan untuk menghentikan orang bangkit dari kubur. Selain itu, ada juga gembok segitiga yang dipasang di kaki orang agar tetap tertambat di tanah.

Ada beberapa alasan mengapa seseorang mungkin dikuburkan di pemakaman seperti itu. Poliński menyebut Individu tersebut mungkin telah menunjukkan perilaku aneh ketika masih hidup, yang menyebabkan orang lain takut pada mereka. Kemungkinan lainnya adalah mereka mungkin menderita penyakit dengan kondisi fisik yang tidak biasa yang mempengaruhi penampilan mereka.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement