APA itu beauty privilege dalam bahasa gaul merupakan topik yang menarik untuk dibahas. Mungkin kamu sering mendengar di media sosial (medsos) mengenai istilah beauty privilege. Biasanya, istilah dalam bahasa gaul ini muncul dalam percakapan terkait seseorang yang dinilai cantik dan terlibat dalam suatu kasus, si cantik ini akan otomatis kebal terhadap hukum.
Contoh terbaru adalah kasus selebgram Oklin Fia yang membuat konten menjilat eskrim yang nampak seperti seks oral dengan mengenakan hijab. Ada banyak keluhan dan pertanyaan dari netizen bahwa kelakuan Oklin Fia itu termasuk penistaan agama atau tidak, namun netizen pun ragu bahwa aksi Oklin Fia ini akan diproses hukum karena “beauty privilege”.

Beauty privilege juga sering dikaitkan dalam mencari pekerjaan. Isu satu ini cukup populer dan sering terjadi di banyak tempat kerja di berbagai daerah. Seringkali para pencari kerja lebih memilih “si cantik” atau “si tampan” ketimbang para pelamar yang memiliki kapasitas, profesionalitas dan pengalaman bekerja yang kurang menarik secara fisik.
Apa Itu Beauty Privilege?
Lantas, apa itu beauty privilege? Beauty privilege merupakan bahasa gaul yang diambil dari bahasa Inggris, artinya adalah keistimewaan bagi yang cantik (bisa juga yang tampan). Intinya, orang yang memiliki paras rupawan dan menarik pasti mendapat kekhususan.
Mengutip laman gramediaacademy.com, beauty privilege adalah sebuah fenomena di mana individu yang dianggap memiliki penampilan yang menarik, biasanya lebih mudah diterima dalam lingkungan sosial dan bahkan di tempat kerja.
Hal ini terjadi karena kecantikan sering dihubungkan dengan kesuksesan dan kemampuan, sehingga individu yang dianggap memiliki penampilan menarik dapat dianggap sebagai kandidat yang lebih baik untuk pekerjaan dan promosi. Padahal faktanya, penampilan fisik hanya dalah satu variabel dalam merekrut pegawai atau promosi jabatan.