Selain itu, anak-anak juga memiliki tingkat pernapasan yang lebih cepat dibandingkan dengan orang dewasa. Ini artinya jika mereka menghirup lebih banyak udara dalam waktu yang lebih singkat, bisa meningkatkan jumlah polutan yang masuk ke dalam paru-parunya.
Anak-anak juga cenderung lebih aktif secara fisik dan lebih banyak beraktivitas di luar ruangan, hal itu membuat mereka lebih rentan terhadap polusi udara luar ruangan. Polusi udara tidak hanya memengaruhi kesehatan pernapasan anak-anak, tetapi juga dapat memiliki dampak jangka panjang pada pertumbuhan dan perkembangannya.
Penelitian telah menunjukkan keterkaitan antara paparan polusi udara dengan penurunan fungsi paru, perkembangan neurologis yang terganggu, masalah kognitif, dan peningkatan risiko gangguan perkembangan.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.