Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Harap Mau Ditolong, Ini Alasan Kenapa di China Korban Kecelakaan Hanya Jadi Tontonan

Rahel Pebrini Panjaitan , Jurnalis-Minggu, 13 Agustus 2023 |00:03 WIB
Jangan Harap Mau Ditolong, Ini Alasan Kenapa di China Korban Kecelakaan Hanya Jadi Tontonan
Korban kecelakaan di China hanya jadi tontonan (Foto: ohmymedia)
A
A
A

2. Menuntut ganti rugi

Tuntutan palsu atau kompensasi menjadi penyebab kebanyakan masyarakat China enggan menolong korban kecelakaan. Tak dipungkiri, jika menolong merupakan niat baik, namun akan jadi perkara jika justru belakangan dimintai ganti rugi.

Penolong yang diminta ganti rugi harus menghadapi tantangan untuk membuktikan bahwa tindakannya adalah tindakan yang bertujuan baik dan bertanggung jawab atas kejadian yang telah terjadi.

Apabila tidak punya saksi dan tidak bisa mengajukan bukti otentik soal ketulusannya menolong korban, maka orang yang menolong korban tadi dituntut membayar kompensasi yang jumlah biayanya tentu tidak sedikit. Sungguh aneh bukan?

3. Korban cenderung tak mau tahu

Dalam beberapa kasus kecelakaan di China, orang yang menolong sering dimintai pertanggung jawaban. Korban tidak mau tahu siapa pelaku sebenarnya dan tidak peduli siapa yang menolong.

Korban kecelakaan di China hanya jadi tontonan

Korban kecelakaan di China (Foto: CCTV)

Korban lebih suka mencari kambing hitam, tanpa peduli bahwa tuduhan itu benar atau salah. Jika memang seperti itu, pantas saja orang berpikir dua kali untuk menolong korban kecelakaan di jalanan China!

4. Cenderung berhati-hati

Ketika menolong korban kecelakaan di China, sebaiknya Anda lebih teliti dan berhati-hati dalam melihat situasi kejadian terlebih di jalanan sepi dan tidak ada CCTV.

Tanpa bukti visual ini, maka akan sulit membuktikan nanti apa sebenarnya yang terjadi, dan tetap ada risiko bahwa kronologi kejadian dapat sewaktu-waktu diubah tanpa Anda perkirakan.

Dalam beberapa kasus, penolong dapat dituduh berkontribusi pada kecelakaan atau bahkan melukai korban lebih parah.

Tanpa bukti yang kuat, ada potensi bahwa penolong dapat menjadi sasaran tuntutan hukum dan kompensasi. Mirip seperti korban begal di Indonesia yang berani melawan demi membela diri malah dijadikan tersangka oleh aparat penegak hukum. Ngeri betul bukan?

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement