Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Harap Mau Ditolong, Ini Alasan Kenapa di China Korban Kecelakaan Hanya Jadi Tontonan

Rahel Pebrini Panjaitan , Jurnalis-Minggu, 13 Agustus 2023 |00:03 WIB
Jangan Harap Mau Ditolong, Ini Alasan Kenapa di China Korban Kecelakaan Hanya Jadi Tontonan
Korban kecelakaan di China hanya jadi tontonan (Foto: ohmymedia)
A
A
A

KECELAKAAN lalu lintas adalah insiden yang lumrah terjadi di jalan raya. Entah karena kurang disiplin dalam berkendara atau memang ketiban apes kerap jadi penyebabnya.

Di Indonesia jika kecelakaan terjadi, lazimnya orang-orang di sekitar TKP akan berbondong-bondong mengerumuni dan berusaha menolong korban.

Namun siapa sangka, jika budaya tolong-menolong seperti itu di kehidupan nyata rupanya tidak berlaku di China.

Mengapa demikian? Bukankah sebagai manusia harus menumbuhkan sikap tolong menolong? Mungkin terbesit di benak kita bahwa orang China itu jahat atau bahkan tidak punya hati nurani dan jiwa kemanusiaan.

Perlu diingat bahwa beberapa negara mungkin memiliki norma sosial yang lebih atau kurang mendorong untuk membantu orang yang sedang dalam kesulitan.

Selain itu, terkadang ada rasa takut tersendiri bahwa membantu korban kecelakaan bisa mengeluarkan biaya atau segala hal pertanggung jawaban lebih lanjut hingga perkara selesai.

Nah, dalam sebuah video viral yang beredar di Youku, menunjukkan seorang gadis di Guangdong ditabrak mobil van.

Mirisnya, dari belasan orang yang lewat tak satupun dari mereka memberi pertolongan pertama kepada remaja malang itu. Kenapa hal itu bisa terjadi? Apakah ini bukti sahih bahwa masyarakat negeri Tirai Bambu sudah hilang rasa kemanusiaan?

Korban kecelakaan di China hanya jadi tontonan

Korban kecelakaan hanya jadi tontonan (Foto: SCMP)

Ternyata, fenomena semacam itu bukanlah tanpa sebab. Pasalnya, Pengadilan Tiongkok telah membuat preseden pada tahun 2006 silam manakala seorang anak muda yang mencoba menolong wanita tua yang terjatuh justru digugat sebesar USD6.076 atau senilai lebih Rp92 juta.

Mengutip laman instagram @cettamandarin, berikut 4 alasan mengapa di China orang-orang cenderung apatis atau cuek dan enggan menolong korban kecelakaan;

1. Dianggap bawa sial

Sebagian besar orang China beranggapan bahwa membantu korban kecelakaan bisa membuat mereka terlibat dalam masalah.

Sial dalam situasi ini adalah di mana orang yang menolong akhirnya mendapat tuntutan atau dituduh sebagai penyebab kecelakaan, meski sebenarnya dia tidak tahu apa-apa.

Seperti kasus yang dialami Peng pada tahun 2006, Peng Yu bertemu dengan Xu Shoulan setelah ia terjatuh dan mengalami patah tulang paha. Peng membantu Xu dan membawanya ke rumah sakit setempat untuk perawatan lebih lanjut.

Namun, Peng yang menolong Xu justru mendapat sial. Xu menuduh Peng sebagai penyebab dia jatuh dan menuntut Peng untuk membayar biaya pengobatannya. Maka pusinglah Peng, karena air susu malah dibalas air tuba.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement