4. The Aubrey – peringkat 17
The Aubrey adalah izakaya Jepang yang eksentrik dengan pemandangan luas Victoria Harbour dari lantai 25 Mandarin Oriental Hotel. Bar ini juga memanjakan mata, dihiasi perabot vintage mewah beraksen hijau hutan, pernak-pernik unik, dan lampu-lampu cantik.
Dipimpin oleh Devender Seghal yang selalu tampil menawan dan necis, seorang legenda bar yang mewujudkan keramahantamahan sejati, The Aubrey menyajikan minuman khas Jepang yang diracik dengan sempurna.
Bayangkan wiski Jepang, awamoris, dan shochu untuk menciptakan minuman seperti Rokku dengan shiso, nanas, jeruk, bourbon, dan barley, atau highball Banana & Champagne yang sangat terkenal di bar ini, yang terbuat dari ubi jalar, shochu beras, pisang, dan sampanye.
Bingung dengan pilihan yang ada? Empat tamu per orang dapat menikmati pengalaman menikmati koktail omakase di bar dalam ruangan yang lebih intim yang terpisah dari izakaya utama, di mana Sehgal akan menciptakan pengalaman yang sangat personal selama dua jam yang dikurasi sesuai dengan selera masing-masing individu.
Lokasi : 5 Connaught Road, Central, Hong Kong
5. Penicillin – peringkat 26
Terinspirasi oleh gerakan farm-to-bar yang melanda dunia kuliner, Penicillin adalah bar berkelanjutan pertama di Hong Kong yang mengedepankan model produksi tertutup.
Dengan fokus pada bahan makanan dan minuman yang berasal dari sumber lokal atau yang digunakan kembali, menu bar di Penicillin menemukan inovasi dalam cita rasa autentik Hong Kong, sambil terus mencari metode untuk mengurangi jejak karbon.
Bar ini mengambil namanya dari penemuan antibiotik penisilin oleh Alexander Fleming dan interior berubin putih dengan nuansa ilmiah yang kental menegaskan identitasnya. Bahan-bahan lokal dan daur ulang menjadi pusat perhatian di seluruh menunya, serta berbagai fermentasi organik dari ruang fermentasi yang dikontrol iklimnya (alias 'The Stinky Room').

Penicillin juga bermitra dengan ecoSPIRITS dan Green Step Group untuk proyek 'One Penicillin, One Tree', di mana satu pohon baru akan ditanam di area hutan hujan Kalimantan untuk setiap satu koktail spesial yang dibeli.
Minuman yang dimaksud adalah racikan halus wiski kulit apel, sherbet kunyit, susu yang dibakar, dan sari apel buatan sendiri. Dekorasi bar ini juga menampilkan elemen ramah lingkungan, seperti meja yang terbuat dari pohon yang ditebang akibat angin topan di Hong Kong dan lampu yang digunakan kembali dari bisnis di sekitarnya.
Lokasi : Amber Lodge, L/G, 23 Hollywood Rd, Central, Hong Kong
6. Quinary – peringkat 31
Tokoh Hong Kong, Antonio Lai meluncurkan Quinary pada 2012, dan sejak saat itu bar yang sangat modern ini telah meraih banyak penghargaan. Ruang berdesain industrial, dengan bar panjang yang bercahaya, mengambil pendekatan modernis, dengan minuman yang dirancang untuk menstimulasi indera melalui 'Multisensory Mixology', menggunakan teknologi seperti distilasi rotovap dan sentrifugal.
Ruby Rouge, yang dibuat dari gin sous vide dengan tiram, vodka beraroma wijen, sherry, kembang sepatu, dan sirup merica merah muda serta cuka bawang merah, memunculkan emosi, tekstur, dan cita rasa pantai, semuanya dari dalam bar Hong Kong yang nyaman. Namun, jangan lewatkan minuman khas bar ini: Earl Grey Caviar Martini, yang dibuat dari minuman keras jeruk, vodka citrus, sirup bunga elder, dan diberi "udara" kaviar Earl Grey, yang dibuat melalui proses spherifikasi.
Alamat: 56, 58 Hollywood Rd, Central, Hong Kong