3. Berbaur dengan orang lokal
Tak perlu ragu untuk berbaur dengan warga lokal ketika solo traveling. Bersikaplah ramah, dan besar kemungkinan mereka akan memberikan informasi seputar tempat wisata terbaik atau bahkan hidden gems yang belum banyak dilirik para turis.
"Ngajak ngobrol orang random di sebelah, kernet, ojol, biar dapat info menarik aja. Tapi gue sebenarnya udah punya itinerary sendiri," lanjut Vivaldi.
Meski begitu, Anda harus tetap berhati-hati dan berinteraksi seperlunya saja. Tetap waspada supaya terhindar dari hal-hal tak diinginkan.

4. Jangan bawa barang terlalu banyak
Pikirkan baik-baik, barang mana yang memang dibutuhkan, bukan sebatas diinginkan. Anda tidak perlu membawa barang terlampau banyak saat solo traveling karena hanya akan merepotkan.
5. Uang tunai
Memang benar, zaman sekarang sudah semakin canggih sehingga transaksi bisa menggunakan scan barcode saja atau melalui uang elektronik. Tapi bukan berarti uang tunai tidak dibutuhkan ketika Anda dalam situasi solo traveling.
Tidak semua warung makan atau pedagang menyiapkan barcode untuk proses pembayaran. Dan terlebih lagi, jika berkunjung ke desa yang jauh dari kota, apa yakin akan mudah menjumpai mesin ATM? Untuk itulah, sebelum pergi, siapkan uang tunai seperlunya.