Tidak sedikit yang mengaitkan kemampuan kapten asal Belanda itu dengan perjanjian dengan iblis. Menurut mitos Kapten Bernard Fokke telah menukar jiwanya dengan kecepatan kapal luar biasa selama bermain dadu dengan iblis.
Legenda tentang kapal berhantu yang muncul saat badai sangat terkenal pada tahun 1790 dan 1795. Sampai akhirnya pada tahun 1843, Richard Wagner membuat sebuah opera “The Flying Dutchman”.
Pertunjukan tersebut menceritakan tentang orang Belanda yang dikutuk selamanya mengitari lautan. Sejak saat itu mitos kapal Flying Dutchman semakin terkenal.
Literasi tertulis paling menarik tentang kapal Flying Dutchman berasal dari Pangeran George (calon Raja George V) pada 11 Juli 1881. Dalam ceritanya Pangeran George dengan kakak laki-lakinya, Pangeran Albert Victor, sedang berlayar dekat Australia menggunakan kapal HMS Bacchante.