Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Perbedaan Beras Biasa dan Organik, Mana yang Jadi Favoritmu?

Pradita Ananda , Jurnalis-Kamis, 13 Juli 2023 |11:56 WIB
4 Perbedaan Beras Biasa dan Organik, Mana yang Jadi Favoritmu?
Beras Keluarga Bijak, (Foto: AladinMall-Beras Keluarga Bijak)
A
A
A

TAK berbeda dengan beberapa negara lainnya di Asia, Indonesia termasuk negara yang mengonsumsi nasi sebagai makanan pokok penduduknya. Selain mengenyangkan, nasi sendiri mengandung sejumlah nutrisi yang dapat disantap dengan berbagai macam lauk.

Belakangan ini, beras organik sangat populer di kalangan masyarakat, terutama bagi orang-orang yang sedang menjalani pola hidup sehat atau diet. Selain itu, banyak juga studi yang berpendapat bahwa nasi yang dihasilkan dari beras organik dianggap lebih sehat.

Mengenal beras organik

Beras organik merupakan beras yang ditanam atau diproduksi secara organik. Artinya, prosedur penanamannya mengikuti aturan pertanian organik. Aturan organik yang digunakan misalnya adalah pada penggunaan lahan pertanian untuk menanam beras organik.

Setidaknya, butuh masa penanaman padi selama dua tahun pertama sebelum beras yang dihasilkan bisa disebut sebagai beras organik. Tujuannya adalah agar kandungan anorganik, seperti pestisida di tanah yang sudah habis.

Lantas apa perbedaan antara beras organic dan yang non organic?

1. Dampak terhadap lingkungan: Beras organik dikenal lebih ramah lingkungan, karena tidak mengandung pestisida dan pupuk kimia lainnya. Sedangkan beras non organik dianggap memiliki dampak merusak lingkungan karena penggunaan pupuk kimia, misalnya tanah menjadi lebih keras dan limbah.

2. Kandungan nutrisi: Beras organik dikenal punya kandungan nutrisi yang lebih tinggi, termasuk glukosa, karbohidrat, dan protein. Sedangkan beras non organik cenderung memiliki kandungan nutrisi yang lebih rendah karena dampak penggunaan pestisida serta pupuk kimia lainnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement