Umumnya aritmia terjadi pada seseorang yang sudah tua, keluarga dengan riwayat jantung, penyakit tiroid, dan katakan darah tinggi.
Gagal jantung kongestif terjadi ketika jantung tidak mampu memompa darah sebagaimana mestinya. Hal ini menyebabkan penumpukan cairan di paru-paru sehingga terjadi henti nafas.
Begitupun dengan stroke yang membuat alihan darah terhenti yang dapat menyebabkan orang meninggal dalam tidur.
Semua kondisi tersebut dapat terjadi tanpa ada gejala yang jelas sebelumnya, sehingga membuat kematian tiba-tiba saat tertidur. Penyebab meninggal dalam kondisi tidur karena seseorang memiliki penyakit jantung yang tidak terdiagnosis.
Untuk itu pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan deteksi dini penyakit jantung untuk mencegah resiko tidak terduga.
Selain gangguan jantung, kondisi medis yang dapat sebabkan orang meninggal dalam tidur adalah sleep apnea. Kondisi medis ini menyebabkan henti nafas sementara. Jika tidak mendapat pengobatan khusus akan meningkatkan resiko kematian mendadak saat tidur.