Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa Benar Polusi Udara Berisiko Ganggu Perkembangan Otak Anak?

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Rabu, 28 Juni 2023 |09:30 WIB
Apa Benar Polusi Udara Berisiko Ganggu Perkembangan Otak Anak?
Polusi (Foto: Readers digest)
A
A
A

"Kualitas udara di seluruh Amerika, meskipun 'aman' menurut standar EPA, berpengaruh pada perubahan jaringan otak selama masa kritis ini, yang mungkin mencerminkan biomarker (indikator biologis bagi penyakit, infeksi, atau gangguan pada tubuh) awal untuk peningkatan risiko masalah kognitif dan emosional di kemudian hari," kata Megan M. Herting, Ph.D., pakar kesehatan publik dari Keck School of Medicine yang juga turut serta dalam riset.

Konektivitas antar jaringan otak dibentuk saat umur 9 hingga 12 tahun yang dapat berpengaruh terhadap proses perkembangan kognitif dan emosional pada anak.

"Kualitas udara di seluruh Amerika, meskipun 'aman' menurut standar EPA, berpengaruh pada perubahan jaringan otak selama masa kritis ini, yang mungkin mencerminkan biomarker (indikator biologis bagi penyakit, infeksi, atau gangguan pada tubuh) awal untuk peningkatan risiko masalah kognitif dan emosional di kemudian hari," kata Megan M. Herting, Ph.D., pakar kesehatan publik dari Keck School of Medicine yang juga turut serta dalam riset.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement