PEMAKAIAN tisu dalam keseharian mungkin menjadi hal yang lumrah. Akan tetapi, penggunaan tisu terutama tisu basah menjadi hal yang sangat dilarang dalam pendakian gunung. Larangan tersebut diketahui berlaku di semua gunung yang ada di Indonesia.
Jika saat pengecekan barang bawaan diketahui membawa tisu basah, maka barang tersebut harus ditinggal di basecamp.
Adanya larangan tersebut, tentu membuat banyak orang mempertanyakan alasannya.
Berikut alasan kenapa naik gunung dilarang membawa tisu basah yang wajib diketahui para pendaki.

Mengandung plastik
Tisu basah berbeda dengan tisu kering, tisu ini terbuat dari bahan material spunlace non-woven fabric yang berbahan dasar polimer turunan plastik.
Polimer yang digunakan untuk membuat tisu basah adalah jenis polyester (PET), polypropylene (PP) & Viscose.
Kedua material itu, sangat sulit terdegradasi secara alami oleh alam sehingga sulit terurai. Masa waktunya pun membutuhkan waktu lama agar dapat diurai dengan baik, bukan setahun, dua tahun, namun bertahun-tahun.