SEKITAR lebih dari 10 ribu paket produk obat dan makanan ilegal dijual secara online telah disita.
Kepala BPOM Penny Lukito pun menegaskan dari hasil penelusuran Tim Cyber BPOM diketahui toko online ini ditemukan. Barang dagangan tersebut diketahui lebih banyak berasal dari negara China dan pelakunya ialah warga negara Indonesia (WNI).
"Berdasarkan informasi apotek resmi ini selalu dalam pantauan oleh tim cyber dari BPOM dan kerjasama dengan kepolisian, ini baru sekitar satu tahunan," ungkap Penny dalam Konferensi Pers disiarkan di YouTube.
BACA JUGA:
"Pelaku merupakan warga negara Indonesia, dan memang dilihat produk lebih banyak dari negara China," jelasnya.
BACA JUGA: