Dia mengatakan, Indonesia masih perlu meningkatkan kualitas dengan perbaikan dan jalin kerjasama dengan fasilitas kesehatan internasional.
"Kita tahu ada sekitar 160 triliun yang dibelanjakan wni kita untuk pengobatan di luar negeri, sementara kalau kita lihat memang kompetensi dan kemampuan dan sarana dan prasarana kita sama baiknya," kata dr Nadia dalam keterangannya diterima MNC Portal.
"Oleh karena itu mengapa kita terus melakukan perbaikan layanan dengan bekerja sama dengan faskes international ternama merupakan pusat rujukan global seperti mayo clinic, cleveland dan lainnya adalah untuk makin memperkuat layanan faskes dan SDM nakes kita," imbuhnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)