Lima destinasi wisata tersebut ialah desa Pulau Sapi, terletak di Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau. Di desa ini banyak kreativitas masyarakatnya yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Seperti potensi kesenian dan budaya Dayak Lundayeh, kuliner khas, dan kondisi alam serta lingkungan desa yang juga sangat indah.
Lalu desa wisata Ardimulyo, terletak di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan. Menawarkan wisata mangrove beserta atraksi kesenian dan produk kerajinan masyarakatnya.
Desa wisata Metun Sajau juga terdapat di Kabupaten Bulungan, tepatnya Kecamatan Tanjung Palas Timur. Di desa wisata Metun Sajau pengunjung dapat melihat langsung aktivitas kehidupan masyarakat suku Dayak Kenyah Bakung dan Suku Dayak Punan yang masih menjaga keaslian tradisi serta adat istiadat dan juga budaya dalam kehidupannya.
Untuk ke desa wisata Metun Sajau membutuhkan waktu tempuh 1,5 jam dari Tanjung Selor. Selain keindahan budaya dan adat istiadat, desa wisata yang berada di daerah dataran tinggi dan pegunungan serta diapit oleh dua sungai yaitu sungai Pungit dan sungai Sajau yang juga menyajikan keindahan alam indah.
Di Kabupaten Nunukan terdapat desa wisata Sumantipal. Desa wisata Sumantipal memiliki sungai untuk rafting, jetski giram, wisata patok perbatasan bekas sengketa Indonesia Malaysia (EX OBP Sungai Sumantila seluas 5.700 hektare) dan treck hiking.
(Salman Mardira)