"Saya sudah ke kearsipan di Jakarta, dimungkinkan ada bangunan di bawah tanah. Tetapi untuk lebih jelasnya kita butuh lebih banyak data lagi," katanya.
Selama di Belanda, tak hanya menelusuri arsip tentang tata kota wilayah Kota Madiun, namun Wali Kota Maidi bersama sejumlah kepala daerah lain yang tergabung dalam Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) juga dijadwalkan akan mengunjungi sejumlah tempat sebagai bentuk sharing cities, di antaranya akan mengunjungi Universitas Leiden, Arsip Nasional Belanda, Koninklijk Instituut voor Taal-, hingga Land-en Volkenkunde (KITLV).

Selain itu, sejumlah pertemuan penting juga akan dijadwalkan, di antaranya, pertemuan dengan Wali Kota Amsterdam dan Rotterdam. Pertemuan tersebut untuk bertukar pikiran terhadap Pelestarian Pusaka Warisan Budaya, terutama yang telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan dunia. Selain itu, di Belanda juga akan digelar pameran foto dan produk UMKM sebagai wujud promosi potensi lokal.
Kunjungan ke Belanda direncanakan tanggal 11-20 Mei 2023 dan diikuti sejumlah kepala daerah, yakni Wali Kota Bogor, Wali Kota Semarang, Wali Kota Surakarta, Wali Kota Bukittinggi, Wali Kota Ternate, Wali Kota Sawahlunto, Wali Kota Singkawang, Bupati Siak, Wali Kota Salatiga, Wali Kota Malang, dan Bupati Bangka Barat.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.