5. Pasang Tourniquet: Pasang tourniquet (pengikat berbentuk pita atau tali elastis menghentikan perdarahan luar) dengan kencang. Mark Conroy, MD, dokter pengobatan darurat di Pusat Medis Wexner Universitas Negeri Ohio, menyebut Dia tourniquet ini harus dipasang ke lengan atau kaki korban, dengan posisi tinggi dan kencang sampai tidak bisa menyelipkan jari tangan di sela-sela bawahnya. Jika lukanya ada di tulang kering atau lengan bawah, pasang tourniquet di dekat selangkangan atau bahu anggota tubuh yang cedera.
6. Hindari pasang Tournique seadanya: Tournique bisa berguna untuk luka tembak di lengan dan kaki, dikatakan ahli bedah trauma, Sharon M. Henry, MD tapi kalau dibuat darurat dari benda-benda seperti ikat pinggang, dasi leher, atau pakaian robek bisa lebih berbahaya untuk korban.
“Anda bisa membahayakan korban kalau memakai tourniquet yang tidak efektif, dan berisiko bisa meningkatkan pendarahan,” kata dokter Sharon
Walau tak boleh mencoba membuat tourniquet sendiri, barang-barang umum seperti kantong plastik bisa berguna. Bisa dipakai sebagai pembatas antara tangan dan kain serta luka. Contoh lainnya, bisa memakai tampon untuk membungkus luka tembak yang lebih besar dengannya dan kemudian meletakkan kain bersih di atasnya sebelum diberikan kompresi.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.