ISTILAH penyakit jengger ayam biasanya dipakai untuk menjelaskan munculnya kutil pada alat kelamin. Di dunia medis, penyakit ini dikenal dengan nama condyloma acuminata atau genital warts.
Dikutip dari Healthline, kutil kelamin yang disebut jengger ayam di Miss V ini disebabkan oleh human papillomavirus (HPV). Kutil kelamin muncul seperti kembang kol berupa benjolan berwarna merah muda atau daging lunak di sekitar alat kelamin dan biasanya lebih sensitif saat disentuh.
Meski tidak menimbulkan nyeri, keberadaan kutil kelamin tentu sangat mengganggu. Pasalnya, ukuran penyakit ini bisa bertambah besar, serta menimbulkan rasa mengganjal. Nah, berikut cara menghilangkan jengger ayam di Miss V untuk Anda.
1. Cryotherapy
Cara ini melibatkan penggunaan nitrogen cair untuk membekukan kutil kelamin. Nitrogen akan menyebabkan lecet terbentuk di sekitar setiap kutil. Kemudian, kutil akan luntur saat lepuh dan sembuh. Efek samping dari pengobatan ini, seperti rasa sakit, pembengkakan sekitar alat kelamin, dan sensasi terbakar ringan.
2. Krim topikal
Biasanya dokter dapat meresepkan krim topikal atau merekomendasikan berbagai obat yang dijual bebas. Ada dua krim kutil kelamin yang biasa dipakai, yaitu krim imiquimod dan sinecatechin.
Imiquimod bekerja dengan cara meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga dapat memerangi infeksi HPV. Umumnya, Imiquimod dioleskan tiga kali dalam seminggu, selama empat bulan. Setelah dioleskan, kulit tidak boleh dibasuh dengan air atau sabun selama 10 jam.
Sementara itu, sinecatechin terbuat dari ekstrak teh hijau dan diresepkan untuk mengelola kutil kelamin eksternal dan anal. Oleskan krim ini ke area kulit yang berjengger sebanyak tiga kali sehari hingga empat bulan. Meski tak begitu efektif, tetapi beberapa pengidap kutil kelamin sembuh menggunakan krim ini. Adapun efek samping yang mungkin terjadi adalah adanya sensasi terbakar, rasa sakit, gatal, serta kemerahan.