PAPARAN gawai dan alat-alat teknologi seperti ponsel pintar, komputer , laptop, tablet, televisi dan lain-lain sebagai penunjang aktivitas sehari-hari memang sudah tak terhindarkan.
Meski banyak memudahkan hidup, tapi di satu sisi juga datang dengan dampak buruk bagi kesehatan mata. Hal ini disebabkan oleh cahaya dari perangkat tersebut dapat membahayakan mata, salah satunya rabun jauh.
Dikutip dari Healthline, Kamis (6/4/2023) yang sudah ditinjau secara medis oleh Jenna Stoddard, OD, FAAO, rabun jauh atau bahasa medisnya disebut miopia merupakan masalah kesehatan mata yang paling sering dialami.
Rabun jauh ini, disebabkan oleh kelainan refraksi yang membuat benda jauh tampak buram atau kabur. Biasanya, orang dengan rabun jauh dapat melihat benda-benda dekat dengan jelas.
Kondisi ini juga sering disebut mata minus, penyebabnya adalah kelainan refraksi. Kelainan refraksi terjadi ketika mata tidak bisa memfokuskan cahaya dengan benar.
Tak hanya itu, jika seseorang menderita miopi, kemungkinan bola mata orang tersebut sedikit terlalu panjang atau kornea terlalu bulat. Perubahan struktural inilah yang disebutkan, menyebabkan mata jadi tak dapat fokus dengan benar.