9. Dilarang berisik di kereta
Menaiki kereta di Jepang merupakan salah satu hal wajib yang perlu dicoba saat berlibur ke Jepang. Namun selama di dalam kereta, kita dilarang berisik dan mengganggu kenyamanan penumpang lain karena hal itu melanggar etika.
10. Dilarang bertelepon di kereta
Selain dilarang mengobrol dan berisik, di dalam kereta di Jepang kita juga dilarang telefon karena dianggap tidak sopan dan mengganggu. Bila terpaksa, kita dapat mengecilkan volume telepon agar tidak sampai mengganggu penumpang lain.
11. Dilarang duduk di kursi prioritas
Pada seluruh transportasi umum di Jepang, terdapat kursi prioritas yang diperuntukkan untuk kalangan tertentu. Jika kita bukan merupakan bagian dari kalangan tersebut, maka kita sangat dilarang untuk menduduki kursi tersebut meski kursinya kosong.
12. Dilarang makan minum sambil jalan
Di Jepang, makan dan minum tidak boleh dilakukan sambil berjalan. Hal ini karena dianggap tidak etis oleh masyarakat Jepang. Terlebih makan dan minum sambil jalan dikhawatirkan dapat mengotori jalanan.

13. Dilarang berdiri di sisi kanan eskalator
Saat menaiki gedung di Jepang dengan menggunakan eskalator, kita dilarang berdiri di sisi kanan eskalator. Hal ini karena sisi kanan diperuntukkan untuk orang yang sedang dalam keadaan terburu-buru.
14. Dilarang membuang sampah sembarangan
Masyarakat Jepang sangat menyukai kebersihan. Oleh karenanya sangat wajar jika kita dilarang membuang sampah secara sembarangan. Kita harus membuang sampah sesuai jenis dan materialnya.
15. Dilarang buang ingus di depan publik
Pilek memang menjadi gangguan kesehatan yang sangat mengganggu. Kendati demikian, kita dilarang membuang ingus di depan publik. Kita diharuskan menahannya dan mengeluarkannya di tempat yang seharusnya seperti toilet.