ADA banyak pantangan dan petuah yang didapat secara turun temurun sehingga menetap dan menjadi ilmu tak tertulis, tanpa ada landasan ilmiahnya. Salah satunya adalah tidak boleh mandi ketika terkena cacar air.
Rupanya, petuah ketika kena cacar air tidak boleh mandi kebanyakan dianggap sebagai upaya 'penyelamatan' dari makin parahnya cacar. Kalau mandi, anggapannya cacar akan semakin menyebar dan malah membuat luka di kulit semakin basah.
BACA JUGA:
Bagaimana menurut dokter akan petuah tersebut?
Dokter Spesialis Penyakit Kulit dan Kelamin, dr Anthony Handoko, SpKK, FINSDV, menegaskan bahwa anggapan pasien cacar dilarang mandi itu sangat keliru. "Saya bisa tegaskan itu mitos," katanya dalam sebuah kesempatan kepada Okezone.
Pasien cacar, baik itu cacar air ataupun jenis cacar lain, misal Herpes Zoster (HZ) tetap harus mandi. Sebab, kesehatan kulit itu tetap harus terjaga baik saat kulit sedang sehat maupun sedang ada masalah.
BACA JUGA:
"Kalau enggak mandi, kulit malah kotor dan ini memungkinkan infeksi sekunder terjadi di sekitar area kulit yang sedang bermasalah," terusnya.
Memang, ada beberapa trik mandi yang disarankan supaya tetap aman dan tidak menimbulkan kekhawatiran. Dokter Anthony coba membeberkan beberapa trik mandi yang aman buat pasien cacar:
1. Hindari air panas
Ini penting diperhatikan. Anggapan masyarakat itu kebanyakan kalau lagi luka, maka mandi air panas saja supaya lukanya tidak semakin parah. "Ini salah, malah karena dia sedang luka, sedang iritasi, ya, jangan kena air yang panas. Kasihan, yang ada malah melepuh nanti lukanya," kata dr. Anthony.
2. Tak boleh langsung guyur
Trik ini sangat menguntungkan buat Anda yang mandi menggunakan shower, bukan gayung. Sekalipun pakai gayung, usahakan jangan langsung diguyur, tetapi perlahan banjur air ke badan secara lembut.
"Kalau pakai shower, biarkan airnya mengalir ke tubuh, jangan disentralkan ke lukanya juga," ujarnya.