Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tradisi Unik Mentato Tubuh di Samoa, Simbol Kedewasaan dan Siap Melindungi Keluarga

Farid Maulana Faqih , Jurnalis-Kamis, 06 April 2023 |15:00 WIB
Tradisi Unik Mentato Tubuh di Samoa, Simbol Kedewasaan dan Siap Melindungi Keluarga
Warga Samoa mentato tubuhnya sebagai bagian dari ritual adat. (Foto: News.com.au)
A
A
A

BANYAK orang mengasosiasikan Samoa dengan pohon palem, pantai yang masih asli, dan perairan yang jernih. Namun, negara kepulauan di Pasifik Selatan ini ternyata memiliki kekayaan budaya unik yang sering terlupakan.

Terletak antara Fiji dan Tonga, Samoa adalah rumah bagi sekitar 200.000 orang dan memiliki keindahan, sejarah, dan tradisi yang luar biasa. Salah satu budaya Samoa yang paling menonjol adalah seni tato suku Samoa atau 'tatau'.

Tatau telah menjadi bagian penting dari budaya Samoa selama lebih dari 3.000 tahun dan masih digunakan sebagai ritual peralihan bagi para pria dan wanita muda hingga saat ini. Tato jadi simbol kedewasaan dan ketahanan dalam melindungi keluarga.

 BACA JUGA:

Alat yang digunakan untuk membuat tato adalah "sisir tato", di mana ujung sisir logam dicelupkan ke dalam tinta dan ditorehkan ke dalam kulit menggunakan palu.

Pola garis dan titik yang dihasilkan dapat menjadi sangat simbolis bagi orang Samoa, yang sering kali merepresentasikan perjalanan luar biasa yang dilakukan nenek moyang mereka untuk menemukan pulau-pulau di Asia Tenggara ribuan tahun yang lalu.

 Ilustrasi

Pembuatan tato di Samoa. (VOA)

Rasa sakit yang luar biasa

Tato dapat menjangkau seluruh tubuh, tetapi biasanya memanjang dari pinggang hingga lutut bagi pria dan dari pinggang hingga paha bagi wanita.

 BACA JUGA:

Melansir dari News.com.au, seorang jurnalis yang baru saja melakukan perjalanan ke Samoa menanyakan kepada Logo, seorang penduduk setempat yang menjelaskan bahwa meskipun pembuatan tato adalah pengalaman yang sangat menyakitkan bagi orang Samoa, itu juga merupakan cara untuk mengekspresikan karakter mereka yang tangguh.

Logo mengatakan bahwa proses pembuatan tato sangat menyakitkan, dengan mungkin memakan waktu hingga 12 sesi, dan orang harus menahan rasa sakitnya selama berminggu-minggu.

Tidak diizinkan untuk mengambil obat pereda nyeri, membuat tato menunjukkan betapa kerasnya seseorang bekerja untuk keluarganya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement