Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Salah Kaprah Soal Puber Remaja Putri, Menstruasi Bukan Awalan Loh

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Selasa, 04 April 2023 |16:31 WIB
Salah Kaprah Soal Puber Remaja Putri, Menstruasi Bukan Awalan Loh
Ilustrasi Pubertas Remaja Putri. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Beberapa edukasi yang perlu diberikan di antaranya terkait kebersihan organ intim termasuk waktu yang tepat untuk mengganti pembalut, hingga mengenal siklus rutin menstruasi.

Dari segi kebersihan orang tua bisa mengajarkan remaja puteri untuk mengganti pembalutnya empat hingga enam kali sehari. Sedangkan dari segi durasi remaja puteri normalnya akan akan mengalami menstruasi selama tiga hingga 12 hari. Ajarkan anak bahwa siklus itu dapat berulang setiap bulannya dengan interval berulang di antara 21-40 hari berikutnya.

Menurut Frida, apabila remaja putri belum juga mengalami menstruasi pertama hingga usia 15 tahun, maka orang tua bisa memeriksakan kondisi putrinya ke dokter sehingga bisa mendapatkan penanganan serta pemeriksaan yang tepat.

Diharapkan dengan mengenal tanda-tanda puber pada remaja putri, orang tua bisa lebih memperhatikan nutrisi dan kebutuhan anaknya untuk tumbuh secara optimal di masa puber.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement