Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

WHO Pertimbangkan Masukkan Obat Obesitas ke Daftar Obat Penting

Pradita Ananda , Jurnalis-Jum'at, 31 Maret 2023 |09:15 WIB
WHO Pertimbangkan Masukkan Obat Obesitas ke Daftar Obat Penting
kasus obesitas global, (Foto: Reuters/ Daniel Becceril)
A
A
A

Begitu WHO memutuskan untuk memasukkan obat Saxenda ini ke dalam daftar obat obesitas untuk orang dewasa, makan akan menandai pendekatan baru untuk masalah fenomena obesitas global oleh badan kesehatan PBB tersebut.

Namun, sebagian ahli kesehatan masyarakat memperingatkan WHO agar tidak memperkenalkan obat-obatan ini terlalu luas kepada masyarakat dengan label sebagai solusi untuk kondisi kompleks yang masih belum sepenuhnya dipahami.

Francesco Branca sebagai direktur nutrisi WHO menegaskan, bisa saja obat ini tak jadi dimasukkan ke dalam daftar obat perawatan kondisi obesitas karena faktor-faktor lain, seperti masalah seputar biaya dan durasi pemakaian obat, atau dengan kata lain tidak digunakan cukup lama

"Pada saat yang sama, WHO sedang melihat penggunaan obat-obatan untuk mengurangi berat badan, dalam konteks tinjauan sistematis pedoman untuk anak-anak dan remaja," katanya.

Sebagai informasi, terkait kasus obesitas di masyarakat global, WHO mencatat lebih dari 650 juta orang dewasa di seluruh dunia mengalami obesitas dan 1,3 miliar lainnya kelebihan berat badan, angka tiga kali lipat dari data tahun 1975. Mayoritas orang gemuk dan kelebihan berat badan, disebutkan mencapai 70 persen tinggal di negara miskin dan negara berpenghasilan menengah.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement