SUSAH tidur saat tengah malam sering disebut sebagai insomnia. Kondisi seseorang yang memiliki masalah dengan kebiasaan waktu tidur dan tidak memiliki tidur yang berkualitas.
Bagi kita insomnia hal yang lumrah terjadi, apalagi bagi mereka pekerja dalam tekanan dan sampai larut malam. Namun menurut dr. Rimawati Tedjasukmana, Sp.S, RPSGT sebagai Dokter Spesialis Saraf,tidur sangat berpengaruh pada kesehatan secara menyeluruh.

Jika kurang tidur atau insomnia ada dampak tidak bisa disepelekan mulai dari gangguan ingatan, penyakit jantung, depresi, gangguan sistem kekebalan tubuh (imunitas), diabetes, obesitas dan sebagainya.
"Jadi kalau tidurnya tidak berkualitas atau tidak bisa tidur bisa cemas, depresi bisa jadi pelupa karena ada berhubungan dengan memori. Jangka panjangnya bisa terganggu imunitasnya, gampang sakit bisa menyebabkan kanker karena berkaitan dengan imunitas," ungkap dr Rimawati.
"Penyakit jantung berhubungan sekali dengan tidur. Diabetes dan obesitas juga berhubungan sekali orang yang kurang tidur. Sebab cenderung akan lebih banyak makan (saat malam hari), kita biasanya begadang dan jadi lapar karena kekurangan tidur," jelasnya.
BACA JUGA:Efek Samping Obat Insomnia, Bisa Gagal Nafas?
Jika melansir dari Healthline, insomnia umum juga disebut gangguan tidur, yang bisa dikenali dengan gejala -gejala sebagai berikut, mulai dari bangun terlalu pagi dan menemukan diri Anda tidak dapat tertidur kembali. Menghabiskan banyak malam berbaring terjaga, khawatir tidak akan tertidur.
BACA JUGA:Susah Tidur Nyenyak di Malam Hari? Hindari Konsumsi 5 Makanan Ini
Kemudian, pola konsisten dari tidur yang terganggu atau rusak tidak menyegarkan Anda, dan kesulitan tidur setelah tidur di malam hari. Dengan demikian, kita harus memahami apa dampak dari insomnia bagi kesehatan.