“Kalau memang untuk anak-anak yang masih usia tumbuh, itu bisa distimulus dengan biasa disuntik (hormon). Sementara obat-obatan yang kita tahu belum ada (bukti)," imbuhnya lagi.
Namun, dr. Faisal mengingatkan stimulus hormon untuk terapi kegagalan pertumbuhan atau perawakan pendek, untuk menambah tinggi badan pada anak, membutuhkan mentoring dari dokter ahli endokrin (spesialisasi pertumbuhan dan hormon anak-anak), karena bisa menimbulkan efek samping bagi anak.
"Penanganan secara khusus oleh dokter anak yang untuk endokrin atau tumbuh kembang terapi hormonal. Itu juga tergantung potensi tumbuh dari orang tua, karena tak bisa melewati batasnya,” tutup dr. Faisal
(Rizky Pradita Ananda)