Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ritual Belangiran Digelar di Lampung Jelang Ramadan, Apa Maknanya?

Antara , Jurnalis-Sabtu, 11 Maret 2023 |04:45 WIB
Ritual Belangiran Digelar di Lampung Jelang Ramadan, Apa Maknanya?
Gadis Lampung melakukan ritual Belangiran (Foto: Instagram/@aku_tj)
A
A
A

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Lampung dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lampung Sai menggelar prosesi Belangiran, yakni menyucikan diri dengan mandi di sungai atau kali menyambut bulan suci Ramadan 2023.

"Kegiatan budaya Belangiran atau Belangikhan yang juga rangkaian Road K-Fest 2023," kata Asisten III Bidang Adminitrasi Umum Pemprov Lampung, Senen Mustakim, mengutip ANTARA.

Menurut dia, Belangiran yang berlangsung di kawasan wisata Boemi Kedaton Resort, Bandarlampung merupakan warisan budaya dari daerah setempat.

Menurutnya, ritual Belangiran merupakan tradisi yang bertujuan menyucikan hati atau jiwa dan raga sebagai bekal memasuki bulan suci Ramadan agar tidak mengotori bulan yang penuh dengan kesucian dan keberkahan, sehingga diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan khusyuk.

Infografis Wisata Religi di Jakarta

Ia menjelaskan, Belangiran berasal dari kata langir yang berarti mandi dalam hal ini berarti mandi suci atau mandi bersama untuk bersuci atau mandi taubat.

"Mandi dimaksud tentu bukanlah mandi-mandi biasa pada umumnya, namun disyaratkan dengan beberapa perlengkapan ritual yang digunakan saat Blangiran diadakan, yaitu air langir, bunga tujuh rupa, daun pandan dan setanggi," jelasnya.

Oleh karena itu, ia mengharapkan ritual- ritual dan tradisi Belangikhan hanya sebagai simbol untuk menyucikan diri dan hati, sebagai bekal memasuki bulan suci Ramadan, sehingga dapat menjalankan ibadah wajib dan sunah.

Sekaligus juga dapat mempertahankan dan melestarikan budaya Lampung agar tidak punah dimakan zaman.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement