PESAWAT Lufthansa mengalami turbulensi parah yang menyebabkan tujuh penumpang cedera. Pesawat terpaksa mendarat di Bandara Internasional Washington Dulles, Virginia, Amerika Serikat lalu membawa ketujuh korban ke rumah sakit.
Juru bicara Otoritas Bandara Metropolitan Washington, Michael Cabbage mengatakan bahwa pesawat Lufthansa dengan nomor penerbangan 469 itu terbang dari Austin, Texas, AS menuju Frankfurt, Jerman.
Di tengah penerbangan, pesawat yang membawa 172 penumpang mengalami turbulensi parah sehingga mendarat dengan selamat di Dulles, pada Rabu 1 Maret 2023 malam. Tujuh penumpang yang cedera ringan langsung dibawa ke rumah sakit.
BACA JUGA:Terungkap! Saat Turbulensi Parah, Pilot Ternyata Tak Mengendalikan Pesawat
Melansir dari Khaleej Times, Sabtu (4/3/2023), pesawat milik maskapai penerbangan terbesar di Eropa itu mengalami turbulensi parah di ketinggian 37.000 kaki saat terbang di atas Tennessee, AS. Penyebabnya sedang diselidiki.
Seorang penumpang dari Austin, Susan Zimmerman (34) mengatakan bahwa seorang pilot memberi tahu para penumpang di kabin bahwa pesawat telah jatuh sekitar 1.000 kaki (sekitar 305 meter) selama turbulensi yang tiba-tiba.
"Rasanya seperti bagian bawahnya lepas begitu saja. Semuanya mengambang. Untuk sesaat, Anda seperti tidak berbobot,” katanya dalam wawancara via telepon.
Pihak Lufthansa mengatakan bahwa turbulensi singkat namun parah yang terjadi sekitar 90 menit setelah lepas landas menyebabkan pendaratan darurat terpaksa dilakukan sebagai tindakan pencegahan.
Para penumpang mendapat perhatian medis dan staf darat Lufthansa sedang bekerja untuk memesan ulang penumpang.
"Keselamatan dan kesejahteraan penumpang dan awak adalah prioritas utama Lufthansa setiap saat," kata pernyataan itu.
Turbulensi terus menjadi penyebab utama kecelakaan dan cedera selama penerbangan, menurut laporan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional 2021. Turbulensi menyumbang 37,6% dari semua kecelakaan pada maskapai komersial besar antara tahun 2009 dan 2018.