BATUK merupakan penyakit yang sering dialami banyak orang. Namun jika batuk sudah menyerang pernafasan.
Apalagi jika batuk sudah disertai dengan darah, maka ini jadi alarm tanda bahaya dari penyakit berbahaya.

Dokter Spesialis Onkologi di Parkway Cancer Centre, Dr. Wong Siew Wei menjelaskan, batuk berdarah bisa menjadi awal tanda seseorang mengidap kanker paru.
Berdasarkan pengalamannya, dari beberapa kasus yang ada, setelah mengalami batuk lalu pasien menjalani skrining dan ternyata hasilnya menunjukkan sudah masuk fase lanjut.
"Ada beberapa point yang perlu diperhatikan, salah satu gejala yang perlu diperhatikan yaitu batuk darah. Biasanya sudah masuk kanker paru. Bila tunggu gejala baru jumpa dokter atau skrining, biasanya sudah fase lewat (masuk kanker)," jelas Dr. Wong.
Pentingnya kenal gejala awal, agar tidak sampai terlambat sudah di fase yang parah. Dokter Wong mengimbau masyarakat agar memahami bagaimana gejala dan tanda kanker paru. Bahayanya, diungkap Dr. Wong, kanker paru-paru dini cenderung suka tidak menimbulkan gejala.
Namun secara umum, gejala kanker paru-paru yang bisa menjadi alarm peringatan sendiri meliputi batuk yang terus-menerus, infeksi paru berulang, batuk darah, sakit di dada, sesak napas, berat badan turun secara alami, suara serak, tak napsu makan, kelelahan, sakit tulang, ada pembengkakan kelenjar getah bening, hingga sakit kepala dan merasa kebingungan.
BACA JUGA:Selain Batuk Tak Kunjung Sembuh, Ini Gejala Kanker Paru-paru yang Patut Diwaspadai
"Sebagian besar gejala di atas tidak spesifik untuk kanker paru-paru, dan lebih sering dijelaskan oleh penyebab non-kanker. Terlepas dari itu, tetap penting bagi siapa pun dengan gejala ini untuk berkonsultasi dengan dokter lebih awal," jelas Dr. Wong