8. Desain Twin-Tail
Berbagai pesawat tempur superioritas udara biasanya menggunakan desain twin tail atau ekor kembar. Pesawat F-14 Tomcat milik Angkatan Laut Amerika Serikat, dan F/A-18 Hornet milik Korps Marinir AS telah menggunakan fitur tersebut dalam desainnya.
Namun, stabilisator vertikal pada F-14 lebih menonjol dari F-18, hingga mendekati model ekor V milik Beech V-35 Bonanza.
Adanya dua stabilisator vertikal membuat desain ekor kembar lebih efektif daripada ekor tunggal konvensional jika berada pada ketinggian yang sama.
9. Desain Boom Tail
Ekor boom digunakan saat badan pesawat tidak memanjang seluruhnya ke belakang stabilisator horizontal. Pada pesawat tempur Lockheed P-38 Lightning pada Perang Dunia II dan pesawat kargo Fairchild C-119, mesin dipasang pada bagian boom.

Pada C-19 hal ini memungkinkan akses mudah ke bagian belakang badan pesawat untuk memuat dan mengeluarkan kargo.
10. Desain Multiple-Tail
Desain ini memiliki dua atau lebih stabilisator horizontal. Tata letak tersebut digunakan secara luas dalam pesawat pengebom pada Perang Dunia I, dan beberapa pesawat penumpang serta pengangkut barang.
Replica desain ini masih bisa dilihat pada pesawat Vicker Vimy yang baru diciptakan.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.