OVERTHINKING jadi makanan sehari-hari bagi sebagian orang, apalagi saat dihadapkan pada situasi atau kondisi tertentu yang semakin membuat diri jadi was-was.
Imbas dari terlalu sering overthinking alias berpikir secara berlebihan ini, tak jarang selanjutnya mengeluh jadi mudah stres hingga rentan mengalami gangguan kecemasan.
Nah, apakah Anda termasuk kaum-kaum overthinking? Maka patut waspada dan sangat hati-hati, karena kebiasaan ini bisa memberikan efek negative ke kesehatan jantung. Apa hubungannya?
Dituturkan dr. Sunu Budhi Raharjo, SpJP(K), Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Aritmia Heartology Cardiovascular Center, stres yang berkelanjutan bisa menjadi pemicu seseorang mengalami gangguan jantung, tak luput di dalamnya yakni aritmia atau gangguan detak jantung yang tidak teratur.
“Saat stress hadir, termasuk di dalamnya overthinking atau anxiety. Maka adrenalin jadi terpacu, inilah yang menyebabkan detak jantung bergerak lebih cepat," papar dr. Sunu saat ditemui dalam acara yang digelar di Hotel Horison Rasuna Said, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Saat stres terjadi berulang-ulang, artinya membuat peluang detak jantung bergerak lebih cepat pun intensitasnya jadi sering terjadi. Imbasnya? Ya bisa memicu gangguan irama jantung.
"Jadi ya stres atau overthinking bisa menjadi trigger masalah jantung, jika terjadi berulang kali," peringatan dari dr. Sunu
Meski memang adrenalin pada dasarnya tetap dibutuhkan oleh jantung untuk membuat organ vital satu ini berlatih, contohnya detak jantung cepat yang terjadi saat berolahraga.
“Ketika olahraga, adrenalin sebetulnya memuncak juga dan detak jantung jadi lebih cepat. Tapi, ketika pelatihan jantung itu dilakukan dengan benar, dan tidak 'over-exercise', maka jantung justru jadi lebih sehat," pungkas dr. Sunu
Maka dari itu, jadi sangat penting untuk bisa mengelola stres dengan baik karena stres yang tidak terkontrol bisa menjadi pemicu siapa pun mengalami masalah gangguan jantung.
BACA JUGA:Apa Itu Power Nap? Ternyata Bikin Jantung Sehat
BACA JUGA:5 Manfaat Tidur Miring bagi Kesehatan, Bisa Tangani Penyakit Kronis
(Rizky Pradita Ananda)