"Mungkin gejala ruamnya itu bisa terlihat di belakang telinga atau batas kulit dan rambut di mana ruang pertama akan dialami dari bagian wajah lalu muncul ke lengan dan muncul kemudian ke Batang tubuh lainnya," sambungnya.
Sebelum, KLB Campak pernah terjadi di Asmat pada 2018 lalu. Di mana kondisinya beriringan dengan keadaan gizi buruk juga di sana.
"Sejak September 2017 – 23 Januari 2018 RSUD Agast dan Tim Kesehatan baik dari Provinsi dan Kabupaten telah menangani 646 kasus Campak, 144 Gizbur, 4 kasus Campak dan Gizi Buruk dan 25 suspek Campak," tambahnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.