Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PPKM Dicabut, Sandiaga: Barcode PeduliLindungi Tetap Dipasang di Hotel dan Restoran

Novie Fauziah , Jurnalis-Senin, 02 Januari 2023 |19:25 WIB
PPKM Dicabut, Sandiaga: Barcode PeduliLindungi Tetap Dipasang di Hotel dan Restoran
Menparekraf Sandiaga Uno (ANTARA)
A
A
A

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa barcode PeduliLindungi masih akan tetap dipasang di restoran hingga hotel, meskipun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM sudah dicabut. Tujuannya untuk melindungi wisatawan.

"Barcode PeduliLindungi tetap dipasang di hotel dan resto, dan kita harapkan efektifitasnya semakin meningkat," ujarnya dalam Weekly Brief With Sandi Uno secara virtual, Senin (2/1/2023).

 BACA JUGA:PPKM Dicabut, Sandiaga Uno: Bukti Kita Mampu Kendalikan Pandemi

Menurutnya pemerintah daerah dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) terus meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan para wisatawan serta pelaku parekraf.

"(Kami) tetap mendukung tingkat kewaspadaan, walaupun di tengah era transisi menuju era endemi dengan dicabutnya PPKM ini," kata Sandiaga.

Sandiaga menambahkan, selain barcode PeduliLindungi tetap dipasang di resto dan hotel, namun penerapan Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability (CHSE) masih harus diterapkan.

 BACA JUGA:Sandiaga Uno Janji Bantu Promosikan Museum Subak sebagai Wisata Edukasi

Sandiaga Uno bilang, dengan diterapkannya CHSE, maka diharapkan akan meningkatkan kepercayaan pengguna wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara (wisnus dan wisman) untuk berlibur di Indonesia.

"Kita sepakat, walau PPKM telah dicabut namun pemulihan parekraf harus dikebut," pungkasnya.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement