Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Manfaat Makanan Pedas untuk Kesehatan Tubuh, Bikin Langsing?

Kiki Oktaliani , Jurnalis-Rabu, 28 Desember 2022 |04:00 WIB
5 Manfaat Makanan Pedas untuk Kesehatan Tubuh, Bikin Langsing?
Ilustrasi makanan pedas. (foto: Istimewa)
A
A
A

MASYARAKAT Indonesia cukup gemar mengkonsumsi makan dengan cita rasa pedas. Bahkan ada berbagai macam sambal dari setiap daerah dengan kekhasannya masing-masing, yang selalu hadir menjadi pelengkap dikala makan siang atau malam hari.

Sifat pedas yang disebabkan oleh kandungan zat capsaicin yang ada di dalam cabai ini tak selalu menjadi hal buruk bagi kesehatan, jika konsumsi makanan pedas atau cabai disesuaikan dengan kemampuan tubuh. Berikut ini adalah 5 manfaat makanan pedas.

 makanan pedas

1.Tingkatkan metabolisme 

Sebagian besar penelitian tentang makanan pedas berfokus pada capsaicin, senyawa yang membuat cabai pedas. Beberapa penelitian menemukan bahwa capsaicin meningkatkan kemampuan tubuh untuk memecah lemak dan membakar lebih banyak energi.

Tampaknya meningkatkan mekanisme pembakaran lemak tubuh. Itu bisa membantu menurunkan berat badan dan manajemen berat badan.

2. Kendalikan nafsu makan  

Cabai dan rempah-rempah lainnya juga dapat mempengaruhi rasa lapar Anda. Ada beberapa penelitian bahwa capsaicin bekerja pada hipotalamus – bagian otak yang mengontrol rasa lapar dan kenyang. Jadi Anda mungkin merasa kenyang lebih cepat jika menambahkan sedikit panas ke dalam makanan Anda.

Orang yang mengonsumsi makanan kaya makanan pedas cenderung makan lebih sedikit secara keseluruhan sepanjang hari.

3. Meningkatkan kesehatan jantung 

Dengan membantu memecah lemak dalam makanan, rempah-rempah dapat meningkatkan kesehatan jantung. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa makanan yang berapi-api dapat mengurangi risiko penyakit seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes tipe 2.

Sebuah studi dari University of Vermont menemukan bahwa orang yang secara teratur makan cabai memiliki kemungkinan kematian 13% lebih rendah. Para peneliti menemukan bahwa pemakan api kuliner ini cenderung meninggal karena penyebab kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement