Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menilik Perjalanan Karir Sandiaga Uno, Pernah Jadi Korban PHK hingga Sukses Jadi Menteri

Syifa Fauziah , Jurnalis-Sabtu, 17 Desember 2022 |15:18 WIB
Menilik Perjalanan Karir Sandiaga Uno, Pernah Jadi Korban PHK hingga Sukses Jadi Menteri
Menparekraf Sandiaga Uno, (Foto: Kemenparekraf)
A
A
A

SOSOK Sandiaga Salahuddin Uno atau yang akrab disapa Sandiaga Uno saat ini dikenal masyarakat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf) sejak 23 Desember 2020.

Jauh sebelum jadi pejabat publik, namanya sudah menggaung terlebih dahulu sebagai pengusaha sukses. Baru-baru ini, lewat kanal YouTube Rhoma Irama Official, dia pun menceritakan perjalanan kariernya mulai dari pengusaha hingga pejabat publik.

Sandi mengisahkan, awal masuk ke dunia kerja, dirinya juga tak luput pernah jadi korban PHK. Berawal dari sinilah, ia tercebur menjadi seorang pengusaha. Dirinya nekat memulai usaha, berbekal rasa tanggung jawab sebagai kepala keluarga

“Saya mulai karier sebagai profesional setelah hampir 8 tahun, kemudian krisis moneter. Saya di-PHK dari pekerjaan. Kehilangan pekerjaan, pemasukan kurang, saya kembali ke rumah orang tua,” tutur Sandiaga, dikutip dari kanal YouTube Rhoma Irama Official, Sabtu (17/12/2022).

“Akhirnya terpaksa memulai usaha di bidang yang saya kuasai. Kebetulan pendidikan saya di bidang keuangan dan investasi, jadi mulai usaha di bidang konsultan keuangan. Jadi saya ini secara kecelakaan jadi pengusaha,” sambungnya.

Bisnisnya tersebut, menjadi titik balik dirinya memulai usaha di bidang konsultasi keuangan dan mulai meningkat menjadi perusahaan investasi. Bisnis yang diberi nama PT Saratoga Advisor itu akhirnya dikenal publik pada 2013 dengan memulai investasi di Sumber Daya Alam, infrastruktur, dan perusahaan bidang konsumsi.

Tak hanya itu, Sandiaga Uno juga merupakan konsultan keuangan untuk beberapa bisnis milik Prabowo, di sinilah titik awal ia berkenalan dengan dunia politik.

Dulu saya ditunjuk jadi jubir beliau tapi belum masuk ke Gerindra, 2015 masuk ke Gerindra sekaligus dapat tugas karena waktu itu DKI Jakarta lagi persiapan buat pilkada. Beliau meminta saya jadi calon gubernur,” cerita Sandi.

Tak ditampik, saat itu Sandi mengaku dirinya sempat ragu karena merasa tak memiliki banyak ilmu dan pengalaman di dunia politik. Keresahan ini pun Sandi akui ia utarakan kepada Prabowo kala itu.

“Terus beliau bilang, sudah ini kamu sudah dapatkan karunia, rezeki melimpah, Indonesia jadi ladang memupuk aset ini, dan sudah saatnya berkontribusi balik. Saya bilang ini DKI, susahlah dan singkat cerita dia perintahkan harus turun. Akhirnya 2016 saya konsultasi juga ke raja (Rhoma Irama) karena ingin mengetahui pandangan masyarakat betawi,” jelasnya.

Ayah tiga anak itu menceritakan saat malam pencalonan gubernur DKI Jakarta, dia sempat mendapat sambungan telepon dari Jusuf Kalla terkait usulan untuk bermitra dengan Anies Baswedan. Dia mendapat tawaran untuk menjadi calon Wakil Gubernur dan Anies Baswedan sebagai calon Gubernur.

 BACA JUGA:3 Cara Ciptakan Batasan yang Sehat dalam Sebuah Hubungan

BACA JUGA:Pentingnya Peluk Anak ketika Menangis untuk Perkuat Bonding Ibu-Anak

Sandi mengisahkan, kala itu butuh waktu waktu hampir 36 jam untuk meyakini Prabowo atas langkah Sandi menjadi calon Wakil Gubernur.

“Saya mengerjakan tugas mulai Oktober 2017, ternyata belum sampai selesai tugas, pak Prabowo memerintahkan saya buat mendampingi beliau sebagai Wapres. Itu juga dadakan datangnya dan kalau di Gerindra perintah Ketua Umum harus dipatuhi, saya langsung pamit ke pak Anies dan gabung ke Prabowo,” bebernya.

Sempat mendapatkan pilihan untuk tidak perlu meninggalkan kursi Wakil Gubernur. Namun Sandi tetap memilih mundur dari jabatannya tersebut.

“Jadi saya langsung mundur dan dikabulkan oleh Mendagri dan diparipurnakan di DPR. Lalu kampanye 8 bulan dan Qadar Allah belum terpilih. Bahkan saya sempat mencoba nasib jadi youtuber,” seloroh Sandi santai.

Namun tak disangka, beberapa tahun setelahnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan reshuffle pada Kabinet Indonesia Maju dan mengumumkan nama dirinya lah yang menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan Wishnutama.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement