PENYAKIT jantung (kardiovaskular) termasuk penyakit yang mematikan dan menyasar berbagai usia. Penyakit jantung ini juga jadi salah satu permasalahan besar di daerah Indonesia bagian Timur, salah satunya Nusa Tenggara Barat (NTB).
Disampaikan Ketua Tim Proctorship RSJPD Harapan Kita, dr. Hananto Andriantoro menjelaskan sekitar satu setengah persen dari jumlah penduduk di NTB mengidap sakit jantung koroner.
“Dengan penduduk 5,2 juta di sini, ada satu setengah persen menderita penyakit jantung koroner," ungkap dr. Hananto dalam Konferensi Pers Pelayanan Bedah Jantung Terbuka Pertama di Provinsi Tenggara Barat secara online, Jumat (16/12/2022).
Banyaknya penduduk yang mengalami masalah kesehatan jantung, sangat dibutuhkan layanan kesehatan seperti operasi jantung terbuka di rumah sakit. Saat ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah mengupayakan setiap rumah sakit di daerah bisa melakukan operasi jantung terbuka. Menkes menjelaskan, ke depannya operasi terbuka jantung ditargetkan bisa dilakukan di 34 Provinsi.
"34 Provinsi (ditargetkan) sudah bisa melakukan bedah jantung terbuka dan setengah dari 514 Kabupaten/Kota sudah bisa melakukan intervensi kateterisasi,” jelas Menkes Budi.
Dengan target meratanya pelayanan kesehatan jantung di Indonesia, misalnya terkena serangan jantung bisa tertangani dengan baik. Kabar baiknya, pelayanan operasi bedah jantung terbuka pertama telah berhasil dilakukan hari ini di NTB.