Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tingkatkan Promosi Destinasi Wisata Indonesia, Kemenparekraf Teken MoU dengan 4 Lembaga

Wiwie Heriyani , Jurnalis-Jum'at, 16 Desember 2022 |14:13 WIB
Tingkatkan Promosi Destinasi Wisata Indonesia, Kemenparekraf Teken MoU dengan 4 Lembaga
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Dok. Kemenparekraf)
A
A
A

PEMERINTAH melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI baru saja melakukan penandatanganan MoU dengan Beberapa Lembaga/Institusi dalam Rangkaian Kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2022.

Dalam pendatangan MoU tersebut, Menparekraf, Sandiaga Uno mengungkapkan beberapa kerja sama yang akan dilakukan dengan Kementerian ESDM, BKKBN, MAPPI, dan PT Signify.

Yakni mulai dari meningkatkan promosi pariwisata, hingga kolaborasi untuk menciptakan destinasi wisata bekas pertambangan yang sudah tidak terpakai lagi.

“Hari ini kita menandatangani beberapa kerjasama, salah satunya dengan Kementerian ESDM, untuk meningkatkan promosi, meningkatkan kolaborasi, untuk destinasi-destinasi,” ujar Sandiaga Uno, di Grand Sahid, Jakarta, Kamis, 15 Desember 2022.

“Seperti Geopark, dan destinasi sentra ekonomi kreatif yang bisa meningkatkan peluang untuk eks sentra tambang yang tidak terpakai lagi, yang berbentuk danau itu diubah menjadi destinasi wisata seperti di Bangka, di tambang timah,” lanjutnya.

Destinasi Super Prioritas

Sandiaga Uno juga mengungkapkan, penandatanganan MoU tersebut juga bertujuan untuk bekerja sama melakukan sosialisasi terkait produk ekonomi kreatif hingga masalah fasilitas serta infrastruktur destinasi-destinasi wisata yang ada di beberapa daerah Indonesia.

“Dan juga dengan BKKBM untuk sosialisasi produk ekonomi kreatif, melawan stunting, juga dengan signifed untuk pencahayaan di destinasi wisata terutama desa-desa wisata dan juga bekerja sama dengan MAPPI untuk penilaian dari hak intelektual sesuai dengan PP 24 untuk objek pembiayaan,” tuturnya.

Ia berharap, penandatangan MoU dengan keempat Lembaga/Institusi tersebut bisa menjadi sebuah kolaborasi besar untuk mencapai target menyejahterakan masyarakat dengan menciptakan banyak lapangan pekerjaan.

“Kita harapkan ini semua menjadi langkah kolaborasi besar, untuk mencapai target kita, mensejahterakan masyarakat Parekraf, dengan menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Rakornas Parekraf 2022 yang digelar 15-16 Desember 2022 merespons berbagai isu terkini antara lain integrasi perencanaan dan pengembangan parekraf di daerah, isu tata kelola dan model bisnis parekraf, kerja sama lintas sektor baik pusat maupun daerah, pengelolaan krisis dan bencana, skema pendanaan inovatif, integrasi calender of event, dan lainnya.

Namun ada tiga isu penting yang menjadi pokok pembahasan Rakornas Parekraf 2022 yaitu pertama, transformasi program pariwisata dan ekonomi kreatif yang lebih inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan yang selaras dengan hasil agenda Presidensi G20 2022, hasil WCCE 2022, dan juga Keketuaan ASEAN 2023.

Kedua, percepatan program strategis untuk capaian tahun 2023 melalui komitmen dan kolaborasi. Ketiga, yakni mendorong pergerakan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara yang aman, nyaman dan tangguh dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan pengelolaan krisis dan kebencanaan.

(Rizka Diputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement