Kemudian dari hasil pembelajarannya itu, wanita yang akrab disapa Bunda tersebut mensosialisasikannya kepada masyarakat Teluk Wondama. Selanjutnya dikemas semenarik mungkin, sehingga dapat dijual dan menghasilkan penghasilan bagi masyarakatnya sendiri.
"Itu yang kami harapkan,bagaimana memajukan wanita di Papua, menyetarakannya," terangnya.
Lebih lanjut, kata dia, sebagian besar masyarakat di Wondama adalah petani karena memiliki lahan tanah yang sangat luas salah satunya jadi petani sagu. Kemudian nelayan, sebab hasil ikan di kawasan tersebut juga cukup melimpah.
Selain itu beberapa di antaranya pun ada yang menjadi ASN, sehingga membuat Wondama menjadi daerah yang tidak lagi tertinggal. Serta perlahan sudah mulai melek dalam perubahan zaman.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.