Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Bullying Paling Sering Terjadi di Kantor, Nomor 1 Paling Sering ke Anak Baru

Adinda Fahrani , Jurnalis-Senin, 12 Desember 2022 |14:36 WIB
4 Bullying Paling Sering Terjadi di Kantor, Nomor 1 Paling Sering ke Anak Baru
Ilustrasi Bullying. (Foto: Reuters)
A
A
A

BULLYING memang bisa terjadi di mana saja, biasanya kita mendengar bullying terjadi di sekolah. Mungkin banyak orang yang menganggap karena anak-anak tersebut belum cukup dewasa. Tapi, pada kenyataanya di tempat kerja juga bisa terjadi bullying loh.

Seperti dilansir pada laman News.com.au advokat anti-intimidasi, Jessica Hickman membagikan kiatnya penindasan adalah masalah yang serius, rumit, berkembang dan tidak akan hilang dengan sendirinya. Penindasan di lingkungan kerja dapat terjadi dalam berbagai bentuk, sehingga seringkali sulit untuk menentukan dari mana dimulainya dan dimana berakhirnya.

Safe Work Australia mendefinisikan intimidasi di tempat kerja sebagai perilaku berulang dan tidak masuk akal yang ditujukan kepada seorang pekerja atau sekelompok pekerja yang menimbulkan risiko terhadap kesehatan dan keselamatan di tempat kerja.

Bullying

Jenis intimidasi spesifik yang dapat terjadi di tempat kerja hampir tidak ada habisnya. Kamu mungkin diberi tugas sia-sia yang tidak ada hubungannya dengan deskripsi pekerjaan atau keterampilanmu. Berikut adalah beberapa tipe intimidasi yang umum terjadi di kantor.

Acara inisiasi kantor

Mungkin ada acara inisiasi kantor yang harus kamu ikuti ketika pertama kali masuk di kantor. Tujuan utama dari acara ini adalah mempermalukan diri sendiri untuk kesenangan orang-orang. Ini juga menjadi salah satu alasan banyaknya pegawai baru yang meninggalkan posisi setelah 6 bulan pertama.

Komentar menyakitkan

Sebagai target dari intimidasi/bullying, kamu akan terbiasa dengan komentar-komentar menyakitkan dari pegawai kantor lain. Komentar ini biasanya berisikan hinaan terhadap usia, etnis, gender, edukasi, penampilan fisik, latar belakang ekonomi, dan lain-lain.

Membuatmu merasa tidak berharga

Salah satu intimidasi yang terbilang klasik adalah membuat dirimu tidak berharga dan berada di bawah rata-rata. Hal ini dilakukan dengan maksud meninggikan kedudukan sang “bully” dan merendahkanmu.

Menyakiti secara fisik

Bullying tidak menutup kemungkinan untuk memakai kekerasan fisik. Beberapa contoh dari kekerasan fisik di kantor adalah mendorong, mencengkeram, membanting pintu tepat di depan wajahmu, menampar punggung dengan tidak ramah, menyentuh secara tidak pantas dan diserang dengan benda-benda yang berbahaya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement