Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tasyakuran Pernikahan Kaesang dan Erina, 10 Ribu Dompet Metalik Bakal Jadi Souvenir

Romensy August , Jurnalis-Sabtu, 10 Desember 2022 |20:02 WIB
Tasyakuran Pernikahan Kaesang dan Erina, 10 Ribu Dompet Metalik Bakal Jadi Souvenir
Pernikahan Kaesang dan Erina. (Foto: Youtube)
A
A
A

PERNIKAHAN Kaesang Pangarep dan Erina Gudono akan dilanjutkan di Solo, setelah akad nikah pada hari ini dilakukan di Yogyakarta, kemudian akan dilanjutkan di Solo. Sebelum tasyakuran pernikahan ke Solo, akan dilakukan Kirab dari Yogyakarta menuju solo.

Kirab pernikahan Kaesang dan Erina akan dilakukan dari Loji Gandrung hingga Puro Mangkunegaran. Nantinya di Puro Mangkunegaran, tasyakuran pernikahan Kaesang dan Erina akan digelar dua kali, yakni pada pagi dan malam hari.

Tasyakuran pernikahan ini pun juga akan memberikan souvenir dari CV Enzo Group. Enzo Group akan menjadi pembuat souvenir untuk acara tasyakuran Putra Bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep-Erina Gudono di Solo,

Souvenir Kaesang

CV yang berada di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo itu harus membuat 10 ribu dompet prada metaltik dalam waktu 10 hari.

"Pesanannya 10 ribu, dikasih waktu 10 Hari. Awalnya ragu bisa selesai apa enggk, tapi alhamdulilahnya bisa. Saya dibantu penjahit dan masyarakat sini," kata Pemilik CV Enzo Grub Endra Pratama.

Endra menjelaskan, souvenir yang dipesan berupa dompet dengan bahan praga metalik, dengan kemas, mika dan pita. Satu dompetnya dihargai Rp11 ribu. "Warna ada request. Ada 5 warna yakni krem, biru, merah marun, hitam, dan cokelat. Ukuran minta agak lebih besar dari standar kami," ucapnya.

Saat ditanya, Endro mengaku kaget bisa mendapatkan pesanan untuk pesta pernikahan keluarga Presiden karena merasa tidak memiliki relasi dengan keluarga Jokowi. "Ini baru pertama. Saya gak ada relasi khusus. Mungkin taunya dari IG saya. Karena produk kami semua handmade," kata dia.

Endro menambahkan, untuk merampungkan pesanan ini, dia dan 16 orang karyawannya harus meminta bantuan dari penjahit lain. "Karyawan 16 orang. Tapi proses kemas dan jahit melibatkan 70an orang, karena projek ekspress. Kalau dikerjakan sendiri enggak bisa," ujarnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement