SAAT tidur seharusnya tubuh jadi rileks dan tenang. Sebab tubuh ada dalam kondisi beristirahat.
Namun, sejumlah kondisi fisik dan psikologis dapat mengganggu tidur tenang seseorang. Bahkan dalam kondisi tertentu, seseorang bisa saja menangis dalam tidur hingga akhirnya jadi terbangun.

Lantas, jika dilihat secara lebih dalam, apakah kondisi seperti ini aman?
Menangis saat tidur disebut bukan hal yang aneh, tetapi tidak boleh diabaikan. Orang dewasa mungkin mengalami hal ini setelah mengalami peristiwa traumatis, dan mungkin saja sebetulnya orang-orang yang menangis saat tidur butuh konseling untuk membantu proses penyembuhan.
BACA JUGA:Sakit Kepala karena Kelamaan Lihat Layar Komputer? Rehat dengan Metode 20-20-20
Harus diperhatikan terlebih dahulu, apakah tangisan ini disertai dengan jenis rasa sakit atau mrasa tidak nyaman lainnya. Jika Anda cukup sering mendapati diri Anda menangis dalam tidur, sebaiknya memang segera lakukan pemeriksaan profesional untuk infeksi saluran kemih, infeksi telinga, luka baring, dan kondisi stres lainnya.
Ada beberapa penjelasan penyebab menangis saat tidur, menghimpun Griswold Home Care, jika orang dewasa terbangun dengan air mata akibat menangis, ia mungkin mengalami mimpi buruk yang memicu stres, teror tidur karena stres, cedera kepala, dan sleep apnea (gangguan tidur) atau bahkan kadang bisa juga menangis saat bermimpi buruk atau sangat menyedihkan.
Menangis saat bermimpi, disebutkan lebih lanjut merupakan bentuk emosi yang sering terjadi ketika kita mengalami mimpi yang begitu intens dan terasa sangat nyata. Hal ini dapat dikaitkan dengan pikiran bahagia atau sedih yang dirasakan.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.