Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Covid-19 Melandai, Gubernur Kaltara Minta Rute Penerbangan Tarakan-Tawau Kembali Dibuka

Antara , Jurnalis-Jum'at, 02 Desember 2022 |00:03 WIB
Covid-19 Melandai, Gubernur Kaltara Minta Rute Penerbangan Tarakan-Tawau Kembali Dibuka
Ilustrasi (Foto: Reuters)
A
A
A

GUBERNUR Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang meminta rute penerbangan Tawau, Sabah, Malaysia, menuju Tarakan kembali dibuka. Hal itu bertujuan menggerakkan kembali sejumlah sektor ekonomi di wilayah Kaltara dan Sabah.

“Mengingat pandemi Covid-19 telah dapat dikendalikan, maskapai yang biasanya beroperasi tiga kali dalam seminggu, diharapkan bisa kembali aktif,” kata Zainal melansir Antara.

Hal tersebut disampaikan saat melakukan audiensi dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang berlangsung di Jakarta, Rabu, 30 November 2022.

Gubernur didampingi Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, Andi Nasuha dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Kaltara Jaini. Sementara Menhub didampingi Dirjen Perhubungan Laut Arif Toha, Direktur ASDP Junaidi, Direktur Navigasi Hengky, dan Direktur Angkutan Udara Putu Cahyadi.

Infografis Pesawat

Gubernur mengungkapkan, aktivasi kembali rute penerbangan dan pelayaran rute Tarakan-Tawau dilakukan sebagai upaya peningkatan pembangunan kawasan perbatasan, sesuai dengan program kerja pada Forum Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia (Sosek Malindo) pada tiga bidang yakni kerja sama sosial dan budaya, ekonomi, perdagangan dan perhubungan, serta kerjasama keamanan dan perbatasan.

Kondisi saat ini rute Tarakan-Tawau hanya melayani pengiriman hasil laut melalui jalur pelayaran. Namun pengiriman menurun dikarenakan biaya kargo naik.

“Kita mau terbukanya pengiriman kargo melalui jalur udara. Ini juga menghindari adanya petani kepiting bakau yang melalui jalur tidak resmi dalam menyalurkan barang ekspor ke wilayah Tawau,” uja rdia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement