Di hadapan Menhub Budi Karya, Gubernur Zainal juga meminta agar rute dan frekuensi penerbangan dari Tanjung Selor keluar Kaltara ditambah. “Hal ini agar masyarakat Kaltara memiliki banyak pilihan waktu untuk keluar dan masuk Kaltara,” terangnya.
Sementara terkait dengan hibah atau pinjam pakai Kapal Rade, Gubernur mengungkapkan bahwa pada intinya Kaltara siap menerima, di mana Kapal Rade nantinya, akan dioperasikan untuk melayani Daerah 3TP (Terpencil, Terluar, Tertinggal dan Pedalaman).
“Intinya kita siap, prosesnya sendiri lagi penyusunan kajian operasional Kapal Rede di wilayah Provinsi Kaltara,” pungkasnya.
(Rizka Diputra)