Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa Benar Overdosis Obat Tidur Bisa Bikin Meninggal?

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Selasa, 29 November 2022 |14:18 WIB
Apa Benar Overdosis Obat Tidur Bisa Bikin Meninggal?
Susah tidur minum obat tidur (Foto: help guide)
A
A
A

BANYAK berita menyebutkan overdosis obat tidur bisa bikin meninggal. Meskipun jutaan orang mengandalkan obat untuk membantu agar bisa tidur malam yang nyenyak, namun hal ini menimbulkan risiko.

Dilansir Verywell Mind, minum terlalu banyak pil tidur dapat menyebabkan overdosis dikarenakan frekuensi berlebih penggunaannya.

 obat tidur

Lalu apa yang terjadi jika overdosis obat tidur?

Ini yang terjadi jika kita overdosis obat tidur bisa memicu penyakit. Karena bisa bekerja dengan menekan sistem saraf pusat. Penggunaan berlebihan dapat memperlambat fungsi tubuh sehingga menyebabkan ketidaksadaran, kegagalan pernapasan, bahkan kematian.

Sebab, beberapa obat tidur memiliki efek samping yang lebih berpotensi berbahaya, termasuk parasomnia. Parasomnia adalah gerakan, perilaku, dan tindakan yang tidak dapat dikendalikan, seperti tidur berjalan. Selama parasomnia, kamu tertidur dan tidak menyadari apa yang terjadi.

Parasomnia merupakan perilaku tidur yang kompleks, kamu mungkin bisa makan saat tidur, menelpon, atau berhubungan seks dalam keadaan tidur. Mengemudi dalam tidur adalah efek samping obat tidur yang lebih serius lainnya. Meskipun jarang terjadi, parasomnia sulit dideteksi begitu obat mulai bekerja.

 BACA JUGA: Resesi Seks di Asia Timur Jadi Sorotan, Salah Satu Penyebabnya Enakan Masturbasi!

Jika mengalami overdosis gejala yang dirasakan seperti sakit kepala, tekanan darah rendah atau tinggi, ngantuk, muntah, memburuknya alopecia areata, kelainan autoimun yang menyebabkan kerontokan rambut.

Overdosis yang tidak disengaja juga dapat terjadi jika seseorang menjadi tergantung pada obat tidur tetapi, seiring waktu, menjadi kurang responsif terhadap obat tersebut. Dalam upaya putus asa untuk tidur, mereka mungkin akhirnya minum terlalu banyak.

Dalam beberapa kasus, seseorang yang telah meminum obat tidur secara rekreasional mungkin mulai menyuntikkan obat tersebut. Mereka mungkin salah menghitung dosis, yang dapat menyebabkan overdosis.

Orang yang overdosis obat tidur akan dirawat di rumah sakit dan diawasi secara ketat. Biasanya dalam perawatan intensif. Kira-kira satu dari empat kematian akibat overdosis terjadi setelah seseorang dirawat.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement