3. Gejala seperti flu: Paparan zinc yang juga bisa terjadi di tempat kerja industri, terutama tipe pekerjaan yang melibatkan pengerjaan logam (pengelasan dan penyolderan) Pekerja yang menghirup asap logam tertentu mungkin saja menghirup seng dalam jumlah yang beracun. Menghirup uap zinc dapat menyebabkan gejala mirip flu, seperti demam, menggigil, batuk, sakit kepala, dan kelelahan.
4. Kolesterol baik jadi rendah: Kolesterol HDL (baik) menurunkan risiko penyakit jantung dengan membersihkan kolesterol dari sel tubuh. Ini mencegah penumpukan plak yang menyumbat arteri.Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi zinc dalam jumlah yang lebih tinggi, daripada seharunya bisa berdampak pada tubuh yang menyebabkan HDL jadi rendah. Mengonsumsi zinc dalam jumlah standar, justru terbukti menurunkan kolesterol LDL (jahat) dan meningkatkan kolesterol HDL (baik)
5. Sering infeksi: Zinc punya peran penting dalam fungsi sistem kekebalan tubuh, dan kekurangan zinc bisa mempengaruhi fungsi sistem imunitas tubuh. Namun, terlalu banyak zinc dapat menekan respons kekebalan tubuh kita loh! Dalam penelitian tabung reaksi, kelebihan zinc mengurangi fungsi sel T, sejenis sel darah putih.
Sel T memainkan peran kunci dalam respons kekebalan, dengan menempel dan menghancurkan patogen berbahaya. Artinya, terlalu banyak zinc justru bisa mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.