Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Virus Covid-19 Terus Bermutasi, Ahli: Vaksin Perlu Diperbarui!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 17 November 2022 |10:23 WIB
Virus Covid-19 Terus Bermutasi, Ahli: Vaksin Perlu Diperbarui!
Vaksin Covid-19 (Foto: Pharmaceutical technology)
A
A
A

KEMUNGKINAN virus Covid-19 terus bermutasi hingga 2023 sangat besar terjadi, terlebih saat ini XBB yang merupakan hasil gabungan varian Omicron BA2.1 dan BA2.75 mulai menyebar di seluruh dunia.

Karena ada kemungkinan virus Covid-19 bermutasi terus sampai waktu yang tidak ditentukan, para ahli mendorong peneliti vaksin untuk menciptakan vaksin multivalen atau vaksin yang mampu mengenali banyak antigen virus Covid-19.

 Virus terus bermutasi

Itu dirasa penting, karena dapat menjamin tubuh benar-benar terlindungi dari ancaman virus Covid-19 yang terus bermutasi. Hingga kini, peneliti vaksin baru mengembangkan vaksin bivalen atau vaksin yang mampu mencakup 2 antigen virus Covid-19.

"Mungkin ke depan manusia tidak hanya butuh vaksin satu jenis antigen, tapi banyak antigen karena secara alami virus terus bermutasi," papar Dokter Prasenohadi, SpP(K), Ketua Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUI dalam Talkshow BNPB Indonesia secara daring, Rabu (16/11/2022).

"Jadi, sederhananya begini, saat Anda disuntik vaksin Covid-19, Anda bukan hanya terlindungi dari original virus, tapi varian Delta, Omicron, maupun turunan varian lainnya," jelas dr Pras.

 BACA JUGA:Kasus Covid Naik, Pasien Isoman Begini Cara Mendapatkan Telemedicine Gratis!

Hal senada juga disampaikan oleh Ahli Mikrobiologi Universitas Indonesia Prof Amin Soebandrio bahwa secara ilmu dasar, kekebalan itu bersifat spesifik. Artinya, ketika vaksin sudah masuk ke dalam tubuh, lalu membentuk kekebalan, hasil yang terbentuk sesuai dengan antigen yang ada di dalam vaksin.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement