“Selain di samping peningkatan akses pada pemberian pelayanan kesehatan bagi masyarakat," tambahnya.
Melalui program ini, diharapkan bisa memberikan kemudahan untuk para dokter dalam melakukan pendataan hasil skrining nasional penyakit tidak menular dalam melayani masyarakat.
"Dengan begitu, semakin banyak masyarakat Indonesia yang terhindar dari berbagai faktor risiko penyakit atau melakukan pengobatan lebih awal," ungkap papar Head of Doctor Pillar PT Global Urban Esensial (GUE), Mohamad Salahudin.
Sebagai informasi, dokter yang terlibat pada program kegiatan skrining nasional penyakit tidak menular ini nantinya akan mendapatkan poin Satuan Kredit Profesi (SKP) dalam ranah pengabdian masyarakat. Selain itu, PB IDI dan D2D akan memberikan penghargaan kepada para dokter yang paling aktif dalam melakukan skrining dengan dilihat dari jumlah masyarakat yang telah diskrining.
BACA JUGA: BPOM Temukan Cemaran EG Sampai 90%, Ini Tanggapan Ikatan Apoteker Indonesia
BACA JUGA:Daftar 11 Obat Lambung Cair yang Dilarang BPOM, Diduga Tercemar EG dan DEG
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.