Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tips Mengetahui ASI Sudah Basi, Bunda Wajib Baca!

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Kamis, 10 November 2022 |22:04 WIB
Tips Mengetahui ASI Sudah Basi, Bunda Wajib Baca!
Ibu dan bayi (Foto: University hospital)
A
A
A

SEPERTI diketahui, ASI memiliki banyak manfaat bagi bayi, selain bergizi juga memberikan kekebalan tubuh pada anak. Namun masih banyak yang tidak mengetahui, bagaimana cara tahu ASI sudah basi atau tidak layak dikonsumsi.

Salah satu cara memudahkan para ibu selama masa menyusui, biasanya menyimpan ASI di dalam kulkas. Menurut Dr Ray, ibu juga perlu mencicipi ASI yang telah disimpan dalam kulkas, sebelum diberikan kepada anak.

 asi

Di mana salah satu tanda ASI basi ialah rasanya yang asam. Hal tersebut terjadi karena kandungan laktosa dan protein,dll telah rusak di dalam ASI.

"Ketahuan rusaknya dari mana? Biasanya dari aroma, aroma yang sudah tidak enak. Nah kalau dipaksakan bisa sebabkan diare, aroma nasinya pasti tercium kok, Kemudian rasanya sudah asam ada baiknya dicicipi," ujar Dr, dr Ray Wagiu Basrowi, MKK Founder and Chairman Health Collaborative Center.

 BACA JUGA:Pekan ASI Sedunia, Air Susu Ibu Penting untuk Lindungi Bayi dari Covid-19

Berikut tips mengetahui ASI sudah basi di dalam kulkas, antara lain,

-Aroma khas basi atau tidak enak

-Rasanya asam bila dicoba

-Tekstur susu terpisah atau tidak menyatu saat diaduk

Kemudian ingat jika ingin dikeluarkan dari lemari es itu harus diaduk dulu kan. Jika susu tidak tercampur itu sudah tidak baik, karena sudah ada komponen yang rusak, terutama komponen protein dan karbohidrat dan laktosa dll," jelasnya.

Sekedar informasi, dalam kesempatan yang sama Dr Ray bahwa 90% ibu merasa bahagia, jika suami mendukung. Rasa bahagia bagi ibu menyusui menjadi hal yang penting, sebab bisa memberikan ASI lebih baik kepada sang anak.

Di mana suami jadi aktor utama, juga peran tenaga kesehatan sampai ibu mertua ikut dalam memberikan kebahagiaan pada ibu dimasa menyusui. "Kalau saya mendapatkan kebahagiaan saat menyusui, bilang bahwa dapat dukungan dari suami sebanyak 90 persen. Jadi suami adalah aktor pertama yang mendukung menyusui, dan ibunya sendiri dan juga tenaga kesehatan, sampai ibu mertua" imbuh Dr Ray.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement